Tentang Kami

​*Lebih Dekat dengan MASPOLIN*
A. Sekilas MASPOLIN
MASPOLIN singkatan dari Masyarakat Polisi Indonesia atau _Indonesian Police Community_ (IPC) adalah komunitas masyarakat yang berdiri sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan atas kondisi institusi polri yang rendah kinerjanya dan rendah index _public trust_ nya.
Masyarakat Polisi Indonesia (MASPOLIN) secara sempit berarti kumpulan masyarakat yang peduli dan berkontribusi secara aktif pada kinerja dan profesionalisme polri. Tujuan akhirnya adalah institusi polri yang kuat dan bermartabat.
Masyarakat Polisi Indonesia (MASPOLIN) secara luas berarti masyarakat yang bersifat polisi, dimana kesadaran hukum dan semangat saling menjaga keamanan serta ketertiban telah tumbuh dalam setiap diri anggota masyarakat. Sehingga jiwa polisi ada dalam setiap orang. Jiwa melindungi dan mengayomi, jiwa menjaga dan memelihara.
Para perintis memiliki semangat dan pandangan yang sama, bahwa polri adalah institusi negara yang wajib dijaga kehormatan dan kewibawaannya. Dikuatkan dari dalam dengan peningkatan kinerja dan perbaikan pelayanan, menjadi institusi yang profesional dan modern. Dijaga dari luar dengan membangun citra yang positif dan meng-conter opini negatif yang sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pegiat MASPOLIN berasal dari masyarakat sipil dan anggota polisi aktif. Pengrusakan dan pelemahan institusi polri tidak hanya dilakukan orang luar saja, tetapi setiap oknum anggota yang menyimpang dan tidak amanah adalah perucak citra polri. Sehingga kepedulian harus dimulai dari dalam tubuh institusi polri itu sendiri.
B. Pegiat MASPOLIN
MASPOLIN diinisiasi oleh beberapa orang yang memiliki visi dan misi sama, dari berbagai kalangan dan profesi, lintas kota bahkan pulau, disatukan oleh semangat mewujudkan institusi polri yang kuat dan bermartabat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Adalah S Stanley Sumampouw, seorang pengusaha, tinggal di Jakarta. Dengan segudang pengalaman memimpin banyak perusahaan dan interaksi puluhan tahun dengan polri secara institusi maupun personal. Dari beliaulah ide dan gagasan pembentukan MASPOLIN pertama kali muncul.
Gagasan tersebut makin matang dan solid setelah didiskusikan dengan beberapa aktifis yang peduli dengan institusi polri, termasuk yang diajak _sharing_ adalah anggota aktif kepolisian. Para perintis awal tersebut antara lain ;
1. Imam Nurcahyo, wartawan dan mitra polri Bojonegoro. Jurnalis kawakan dengan segudang pengalaman, membidani lahirnya ratusan situs berita dan informasi skala lokal maupun nasional. Tokoh yang terlibat lahirnya aplikasi CAS _(Crime Alarm System)_ Polres Bojonegoro dan  Sistem _e-Police_ di Polres Bojonegoro.

2. Tatiana Razainni, aktifis dan relawan _Anti Scammer_ dari Bandung. Wanita tangguh yang bersama rekan2 komunitas WSC (Waspada Scammer Cinta) berhasil menenggelamkan para penipu di medsos, dan menyelamatkan ratusan korban penipuan.
3. Mustain Sudar Ahmad, jurnalis kawakan dengan pengalaman puluhan tahun, ramah dan rendah hati dari Jawa Timur. Dengan semangat tinggi mengelola media cetak maupun elektronik dan mengurus beberapa Grup Facebook mitra polri, dengan giat utama conter opini dan publikasi giat humanis polri.
4. Dien Albanna, penulis muda seputar polri dan dinamikanya, tinggal di Jember. Dengan gaya khas, dan bahasa yang lugas, beberapa buku polri berhasil dia terbitkan.
5. Ninuk Sri Lestari, biasa dipanggil Tarie Moment, wanita hebat asal Probolinggo. Mitra  Humas Polri yang multitalenta, juga sebagai penyidik, pengawas dan penegakan hukum ketenagakerjaan.
6. Rusdiyanto, dikenal sebagai Anto Badai saat ini bekerja di Riau Televisi Group Jawapos Tv sebagai Reporter Daerah Kabupaten Kampar.
7. Arief Luqman El Hakiem (Yuswandono), masyarakat sipil, tinggal di Jogjakarta. Aktif sebagai pegiat pendidikan, penulis dan wartawan Tabloid Bhayangkara Indonesia.
8. Ferdinand Mokodompit, jurnalis berpengalaman pada media polri, dan profesional pendidikan, tinggal di Manado, juga sebagai peneliti hydrologi, dan salah satu pimpinan di yayasan perguruan tinggi Kotamobagu.
9. Beberapa anggota aktif polri ; seperti Kombes Dwi Setiyadi, perwira polisi yang pertama kali perang _cyber_ di medsos, seorang perwira potensial yang humanis dan penuh inspirasi. Kompol Bayu Suseno, perwira muda, cerdas dan energik, kandidat doktor di PTIK. AKBP Edy Sumardi Priadinata, Kapolres Kampar, pemimpin yang bersemangat dan tidak kenal lelah. AKBP Wahyu Sri Bintoro, Kapolres Bojonegoro, pemimpin yang kreatif dan selalu jadi pelopor, salah satunya sbg inovator aplikasi CAS (Crime Alarm System) Polres Bojonegoro . AKBP Narto, Kabid Humas Polda Sultra yang ramah dan humoris. AKBP Takdir Mattanete, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang gesit dan kreatif. AKBP Fadly Samad, Kapolres Tuban yang berhasil mendekatkan polisi ke masyarakat dengan aplikasi SIBI nya. Kompol Sinungwati Sh, polwan Polda DIY yang energik, kreatif dan inspiratif. Akbp Yossy Runtukahu, Wadir Ditnarkoba Polda Sumut, polisi cerdas dan ramah yang sangat peduli pada masyarakat, Akbp I Made Agus Prasatya, Kapolres Trenggalek yang sangat peduli dgn masyarakat Trenggalek dengan program “Police Humanity Care” atau PHC dimana Polres Trenggalek membantu masyarakat miskin di wilayahnya. 

10. Beberapa tokoh pengusaha dan Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri, seperti Bang Andre Kilimandjaro Lantang, Ibu Arinta P. Lenggono sebagai penasihat yang banyak mensupport MASPOLIN.
C. Dasar dan Landasan MASPOLIN
MASPOLIN berdasarkan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945
D. Visi dan Misi MASPOLIN
Visi MASPOLIN adalah terwujudnya institusi polri yang kuat dan bermartabat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Misi MASPOLIN adalah menjadi bagian penting komunitas masyarakat yang berkontribusi dalam peningkatan kinerja dan perbaikan pelayanan polri. Berperan aktif membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kehormatan dan kewibawaan institusi negara khususnya kepolisian.
E. Tujuan dan manfaat MASPOLIN
MASPOLIN bertujuan ; 1) Menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi masyarakat yang peduli dan cinta polri, 2) Melakukan conter opini terhadap berita negatif terkait institusi polri, 3) Membangun citra polri yang positif dengan pemberitaan giat polri dan profil polisi yang humanis, 3) Memberikan masukan dan saran kepada institusi polri untuk meningkatkan kinerja dan perbaikan pelayanan, 4) Menginisiasi giat _off air_ untuk membangun hubungan yang harmonis antara polri dan masyarakat.
F. Anggota MASPOLIN
Keanggotaan MASPOLIN bersifat terbuka, bagi masyarakat luas, segala kalangan dan profesi. Juga bagi anggota aktif polri.
Sifat keanggotaan aktif dan pasif. Setiap orang yang peduli dan berkontribusi pada perbaikan institusi polri adalah anggota MASPOLIN.

G. Program dan Giat MASPOLIN
Program kegiatan MASPOLIN ; 1) Melakukan conter opini terhadap berita negatif polri di media online, 2) Menyebarkan berita giat polri yabg positif dan humanis, 3) Mengadakan diskusi online dan offline seputar polri dan dinamikanya, 4) Mengadakan kegiatan2 off air yang berdampak pada perbaikan citra polri, 5) Melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan institusi polri.
H. Media MASPOLIN
Saat ini media yang dikelola MASPOLIN adalah Grup WhatsApp FD MASPOLIN, Grup FB Forum Diskusi MASPOLIN, dan website maspolin.com
Salam PROMOTER,
Arief Luqman El Hakiem 
(Redaktur Pelaksana pada Media Group Maspolin).