Cangkrukan Bareng BEM Se-Kabupaten Pasuruan, Kapolres Gelorakan Semangat Persatuan Bangsa

0

Pasuruan – Cangkrukan bareng Mahasiswa, yang diadakan di Wisma Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono SIK, pada Senin (1/9/2018) dihadiri BEM se-kab Pasuruan. Acara yang dikemas santai tanpa meninggalkan kesan kebersamaan ini dihadiri juga Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajari Arifin S.sos, PJU Polres Pasuruan dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan. Sedangkan dari Mahasiswa yang hadir diantaranya dari BEM STIE Walisongo, BEM STIE Yadika Bangil, BEM Universitas Yudarta, BEM Universitas Staipana, PMII Kab Pasuruan, Himaga Wijaya Putra, HMI Kab Pasuruan, GMNI Kab Pasuruan dan sejumlah rekan media.

Mengaku bangga dan bersyukur bisa berbincang dengan para mahasiswa, AKBP Raydian Kokrosono SIK sebagai penggagas acara menuturkan, dengan mengajak berkumpul para Mahasiswa dihari Kesaktian Pancasila yang menurutnya sebuah momen langka, Kapolres mengajak untuk semakin memperkokoh Persatuan Bangsa. Selain itu, hal terpenting menjelang Pemilu 2019, mantan Kapolres Lumajang ini mengajak peran serta Mahasiswa untuk turut menjaga kondisifitas wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Kami sangat bersyukur sekali kita bisa cangkrukan dan ngopi santai dengan rekan-rekan mahasiswa. Di momen hari Kesaktian Pancasila ini, kepada para mahasiswa ayo kita perkuat persatuan bangsa dan tetap kita tegakkan Pancasila di Negara Kesatuan Republik Indonesia” Tandas AKBP Raydian Kokrosono.

Selain itu, terjadinya musibah bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Perwira menengah Alumni Akpol 1997 ini menyampaikan turut berduka cita dan mengajak semua yang hadir turut memanjatkan Doa bersama.

Dalam memasuki tahun demokrasi, hiruk pikuknya media maupun berita hoax yang bisa menimbulkan perpecahan, Kapolres juga mengajak Mahasiswa untuk turut mengawasi setiap hal yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Mahasiswa sebagai penerus bangsa, dalam menyampaikan aspirasi dan kritikan hendaklah disampaikan sesuai aturan dan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

“Karena dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Panca pertama sangat bijak tanpa memihak kepada agama apapun. Dimana para Pemimpin negara kita terdahulu merumuskan Pancasila agar tidak ada perpecahan apalagi yang bersinggungan dengan SARA” Urainya.

“Rekan rekan mahasiswa harus kritis dalam memberikan masukan namun dengan santun untuk tetap menjaga bumi kita, menjaga Kamtibmas diwilayah Kabupaten Pasuruan khususnya” Tandas Kapolres.

Hal senada yang disampaikan perwakilan BEM se-kabupaten Pasuruan Muh Bagus Sulistiawan yang merupakan Ketua BEM Yudharta mengatakan, Indonesia yang merupakan Negara yang majemuk, dari Sabang sampai Marauke, terdiri dari berbagai suku dan agama. Dan Pancasila yang menjadi dasar negara dimana saat ini tidak diamalkan, sehingga perpecahan antar suku, kelompok dan agama pun terjadi.

“Persatuan itulah yang harus terus dijaga, Negara Indonesia yang beragam Suku, budaya dan Agama ini harus diperkuat” Tuturnya.

Melalui cangkrukan dan ngopi santai, masih menurut pria yang akrab disapa Bagus ini, merupakan pintu awal untuk berintegrasi antara mahasiswa dengan TNI Polri untuk menjaga Kamtibmas diwilayah Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Pasuruan pada khususnya.

Perwakilan Ketua BEM se-Kabupaten Pasuruan ini juga menegaskan dan menghimbau para mahasiswa, jangan sampai terjadi perpecahan Bangsa, dimana mahasiswa menjual idealismenya untuk kelompok tertentu dalam Pemilu 2019.

Acara pun diakhiri dengan penandatanganan deklarasi oleh BEM se-Kabupaten Pasuruan, yang kembali menegaskan BEM ikut berperan aktif mendukung program Polres Pasuruan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pasuruan dan mendukung sepenuh hati suksesnya Pemilu 2019. (Tia)

Bagikan.

Tentang penulis

Imam Nurcahyo

Jurnalis dan pengelola media lokal di Bojonegoro

Tinggalkan Balasan

Cangkrukan Bareng BEM Se-Kabupaten Pasuruan, Kapolres Gelorakan Semangat Persatuan Bangsa - Maspolin

Cangkrukan Bareng BEM Se-Kabupaten Pasuruan, Kapolres Gelorakan Semangat Persatuan Bangsa

0

Pasuruan – Cangkrukan bareng Mahasiswa, yang diadakan di Wisma Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono SIK, pada Senin (1/9/2018) dihadiri BEM se-kab Pasuruan. Acara yang dikemas santai tanpa meninggalkan kesan kebersamaan ini dihadiri juga Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajari Arifin S.sos, PJU Polres Pasuruan dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan. Sedangkan dari Mahasiswa yang hadir diantaranya dari BEM STIE Walisongo, BEM STIE Yadika Bangil, BEM Universitas Yudarta, BEM Universitas Staipana, PMII Kab Pasuruan, Himaga Wijaya Putra, HMI Kab Pasuruan, GMNI Kab Pasuruan dan sejumlah rekan media.

Mengaku bangga dan bersyukur bisa berbincang dengan para mahasiswa, AKBP Raydian Kokrosono SIK sebagai penggagas acara menuturkan, dengan mengajak berkumpul para Mahasiswa dihari Kesaktian Pancasila yang menurutnya sebuah momen langka, Kapolres mengajak untuk semakin memperkokoh Persatuan Bangsa. Selain itu, hal terpenting menjelang Pemilu 2019, mantan Kapolres Lumajang ini mengajak peran serta Mahasiswa untuk turut menjaga kondisifitas wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Kami sangat bersyukur sekali kita bisa cangkrukan dan ngopi santai dengan rekan-rekan mahasiswa. Di momen hari Kesaktian Pancasila ini, kepada para mahasiswa ayo kita perkuat persatuan bangsa dan tetap kita tegakkan Pancasila di Negara Kesatuan Republik Indonesia” Tandas AKBP Raydian Kokrosono.

Selain itu, terjadinya musibah bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Perwira menengah Alumni Akpol 1997 ini menyampaikan turut berduka cita dan mengajak semua yang hadir turut memanjatkan Doa bersama.

Dalam memasuki tahun demokrasi, hiruk pikuknya media maupun berita hoax yang bisa menimbulkan perpecahan, Kapolres juga mengajak Mahasiswa untuk turut mengawasi setiap hal yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Mahasiswa sebagai penerus bangsa, dalam menyampaikan aspirasi dan kritikan hendaklah disampaikan sesuai aturan dan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

“Karena dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Panca pertama sangat bijak tanpa memihak kepada agama apapun. Dimana para Pemimpin negara kita terdahulu merumuskan Pancasila agar tidak ada perpecahan apalagi yang bersinggungan dengan SARA” Urainya.

“Rekan rekan mahasiswa harus kritis dalam memberikan masukan namun dengan santun untuk tetap menjaga bumi kita, menjaga Kamtibmas diwilayah Kabupaten Pasuruan khususnya” Tandas Kapolres.

Hal senada yang disampaikan perwakilan BEM se-kabupaten Pasuruan Muh Bagus Sulistiawan yang merupakan Ketua BEM Yudharta mengatakan, Indonesia yang merupakan Negara yang majemuk, dari Sabang sampai Marauke, terdiri dari berbagai suku dan agama. Dan Pancasila yang menjadi dasar negara dimana saat ini tidak diamalkan, sehingga perpecahan antar suku, kelompok dan agama pun terjadi.

“Persatuan itulah yang harus terus dijaga, Negara Indonesia yang beragam Suku, budaya dan Agama ini harus diperkuat” Tuturnya.

Melalui cangkrukan dan ngopi santai, masih menurut pria yang akrab disapa Bagus ini, merupakan pintu awal untuk berintegrasi antara mahasiswa dengan TNI Polri untuk menjaga Kamtibmas diwilayah Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Pasuruan pada khususnya.

Perwakilan Ketua BEM se-Kabupaten Pasuruan ini juga menegaskan dan menghimbau para mahasiswa, jangan sampai terjadi perpecahan Bangsa, dimana mahasiswa menjual idealismenya untuk kelompok tertentu dalam Pemilu 2019.

Acara pun diakhiri dengan penandatanganan deklarasi oleh BEM se-Kabupaten Pasuruan, yang kembali menegaskan BEM ikut berperan aktif mendukung program Polres Pasuruan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pasuruan dan mendukung sepenuh hati suksesnya Pemilu 2019. (Tia)

Bagikan.

Tentang penulis

Imam Nurcahyo

Jurnalis dan pengelola media lokal di Bojonegoro

Tinggalkan Balasan