Destinasi Wisata Beji Maron dan Budaya Lokal Masyarakat Setempat yang Masih Dipelihara hingga Kini

0

Polres Trenggalek – Adat dan budaya Jawa Mataraman masih melekat kuat di kalangan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Satu diantaranya adalah acara selamatan sebelum melaksanakan kerja bakti sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Adalah Beji Maron, sebuah destinasi wisata baru yang ada di Kecamatan Gandusari Trenggalek yakni berupa sebuah telaga kecil berair biru yang berada tepat berada di kaki bukit. Air yang konon tak pernah habis meski musim kemarau ini banyak dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari hingga mengairi persawahan.

Karena fungsinya yang demikian vital dan telah menjadi destinasi wisata alam yang cukup eksotik, masyarakat sekitar berencana melaksanakan kerja bakti membersihkan dan membuat embung (tempat menampung air) yang berada di sekitar lokasi.

Nah, sebelum kerja bakti inilah digelar selamatan. Semua pernak pernik adat Jawa, seperti ayam lodho, jajanan pasar, tumpeng lengkap dengan buah-buahan lokal telah disiapkan di atas tikar. Sementara masyarakat duduk bersila mengelilinginya. Setelah memanjatkan doa, baru kemudian dilanjutkan makan bersama.

Bripka Adi Cahyono, anggota Polsek Gandusari Polres Trenggalek yang kebetulan merangkap sebagai Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar membenarkan bahwa budaya slametan tersebut masih dipegang kuat oleh masyarakat.

“Selain bentuk rasa syukur, juga sebagai ajang silaturahmi dan memupuk soliditas masyarakat”, ujar Bripka Adi saat ditemui tim redaksi di lokasi Beji Maron.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa sebagai Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek, kehadirannya merupakan penghargaan dan dukungan terhadap kearifan lokal sekaligus mendukung pengembangan wisata di Kecamatan Gandusari Trenggalek.

Bagikan.

Tentang penulis

Tinggalkan Balasan

Destinasi Wisata Beji Maron dan Budaya Lokal Masyarakat Setempat yang Masih Dipelihara hingga Kini - Maspolin

Destinasi Wisata Beji Maron dan Budaya Lokal Masyarakat Setempat yang Masih Dipelihara hingga Kini

0

Polres Trenggalek – Adat dan budaya Jawa Mataraman masih melekat kuat di kalangan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Satu diantaranya adalah acara selamatan sebelum melaksanakan kerja bakti sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Adalah Beji Maron, sebuah destinasi wisata baru yang ada di Kecamatan Gandusari Trenggalek yakni berupa sebuah telaga kecil berair biru yang berada tepat berada di kaki bukit. Air yang konon tak pernah habis meski musim kemarau ini banyak dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari hingga mengairi persawahan.

Karena fungsinya yang demikian vital dan telah menjadi destinasi wisata alam yang cukup eksotik, masyarakat sekitar berencana melaksanakan kerja bakti membersihkan dan membuat embung (tempat menampung air) yang berada di sekitar lokasi.

Nah, sebelum kerja bakti inilah digelar selamatan. Semua pernak pernik adat Jawa, seperti ayam lodho, jajanan pasar, tumpeng lengkap dengan buah-buahan lokal telah disiapkan di atas tikar. Sementara masyarakat duduk bersila mengelilinginya. Setelah memanjatkan doa, baru kemudian dilanjutkan makan bersama.

Bripka Adi Cahyono, anggota Polsek Gandusari Polres Trenggalek yang kebetulan merangkap sebagai Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar membenarkan bahwa budaya slametan tersebut masih dipegang kuat oleh masyarakat.

“Selain bentuk rasa syukur, juga sebagai ajang silaturahmi dan memupuk soliditas masyarakat”, ujar Bripka Adi saat ditemui tim redaksi di lokasi Beji Maron.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa sebagai Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek, kehadirannya merupakan penghargaan dan dukungan terhadap kearifan lokal sekaligus mendukung pengembangan wisata di Kecamatan Gandusari Trenggalek.

Bagikan.

Tentang penulis

Tinggalkan Balasan