Manusia dan Kekuasaan

0

​Dengan sindirannya, ketika dunia semakin maju, kehidupan manusia semakin mengandeng kemodernannya dengan didorong rasa kesombongannya. Maka ketika itulah manusia menjadi takabur, lupa akan jati dirinya, lalai akan prinsipnya, tidak mengindahkan norma2 yang berlaku bahkan sampai gelap mata. 

Tidak tahu lagi mana etika dan mana moral. Tidak paham lagi mana yang baik dan mana yang benar. Lintas perilaku telah bergeser dengan beringas. Kepentingan individual, sektoral, kelompok menjadi lebih unggul ketimbang kepentingan masyarakat luas. Manusia-manusia disekitarnya hanya dijadikan tameng kekuatan untuk melindungi kepentingannya. Berbagai dalih dilontarkan demi mengunggulkan dirinya. 

Kenapa ini semua terjadi dan menjadi-jadi? Adakah yg bisa menerka?

Akan terjawab bila jasad telah pergi dan menghadap Sang Maha Kuasa.

Dwi Setiyadi

Palu, akhir Januari 2017.

Bagikan.

Tentang penulis

Imam Nurcahyo

Jurnalis dan pengelola media lokal di Bojonegoro

Tinggalkan Balasan