Tim Buser Sat Resnarkoba Polres Kediri Tangkap Pengedar SS

0

Kediri. Tim Buser Sat Resnarkoba Polres Kediri setelah memintai keterangan CW (31) warga Dusun Parang Agung Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, tim Buser Sat Resnarkoba mengamankan satu pelaku pengedar sabu-sabu.

Pelaku itu ialah YK (34) warga Dusun Pugeran Desa/Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri.

Dari penangkapan YK petugas berhasil menyita barang bukti 0,24 gram sabu-sabu, 1 bong, 1 pipet kaca, 1 korek api gas, 5 sedotan plastik dan 1 ponsel. Barang bukti itu kemudian diamankan di Mapolres Kediri.

“CW dan YK ini satu rangkaian,” tutur Kasat Resnarkoba Polres Kediri AKP Eko Prasetyo Sanosin, Minggu (30/9/2018).

Atas perbuatan kedua pelaku itu harus mendekam dibalik jeruji besi. Keduanya dijerat dengan pasal 197 Undang Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun. Saat ini petugas masih mencoba melakukan pengembangan terhadap jaringan di atasnya,” tegas AKP Eko Sanosin.

Bagikan.

Tentang penulis

Tinggalkan Balasan

Tim Buser Sat Resnarkoba Polres Kediri Tangkap Pengedar SS - Maspolin

Tim Buser Sat Resnarkoba Polres Kediri Tangkap Pengedar SS

0

Kediri. Tim Buser Sat Resnarkoba Polres Kediri setelah memintai keterangan CW (31) warga Dusun Parang Agung Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, tim Buser Sat Resnarkoba mengamankan satu pelaku pengedar sabu-sabu.

Pelaku itu ialah YK (34) warga Dusun Pugeran Desa/Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri.

Dari penangkapan YK petugas berhasil menyita barang bukti 0,24 gram sabu-sabu, 1 bong, 1 pipet kaca, 1 korek api gas, 5 sedotan plastik dan 1 ponsel. Barang bukti itu kemudian diamankan di Mapolres Kediri.

“CW dan YK ini satu rangkaian,” tutur Kasat Resnarkoba Polres Kediri AKP Eko Prasetyo Sanosin, Minggu (30/9/2018).

Atas perbuatan kedua pelaku itu harus mendekam dibalik jeruji besi. Keduanya dijerat dengan pasal 197 Undang Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun. Saat ini petugas masih mencoba melakukan pengembangan terhadap jaringan di atasnya,” tegas AKP Eko Sanosin.

Bagikan.

Tentang penulis

Tinggalkan Balasan